Troubleshooting windows

Pengertian Troubleshooting
Dalam dunia komputer, segalah sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting. Troubelshooting juga diartikan sebagai adanya suatu masalah atau adanya ketidaknormalan pada komputer kita. Penyelesaian sebuah masalah pada komputer juga murupakan troubleshooting.
Masalah pada komputer atau Troubleshooting dibagi menjadi 2 yaitu, troubleshooting hardware dan troubleshooting software. Troubleshooting hardware biasanya ditandai dengan komputer tidak menyala, monitor mati dan lain sebagainya. Sedangkan Troubleshooting software ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dan lain-lain. Namun tidak menutup kemungkinan gejala – gejala yang ditimbulkan oleh software seperti lambatnya kinerja komputer juga bisa dikarenakan permasalahan dari hardware komputer tersebut.
  Penyebab Troubleshooting windows
Banyak hall yang bisa menyebabkan windows troubleshooting salah satu nya mungkin yang terdapat pada dibawah ini:
*         Salah satu nya  Virus, malware, atau trojan bisa jadi penyebab kerusakan sistem pada Windows Anda. Jika memang terasa ada keanehan, lakukan scan secara menyeluruh menggunakan antivirus yang Anda pakai karena siapa tahu ada virus yang lolos dan berkembang biak di Windows tanpa diketahui.
*         Belum diaktivasi windows
*         Driver tidak cocok
*         Frekuensi settingan monitor terlalu tingg.
Cara Mengatasinya
jika sistem windows corupt, jadi lepaskan dulu memory yang tidak sejenis). Kalau semuanya sudah benar tapi komputer tetap tidak bisa hidup, maka cobalah instal ulang sistem operasi di komputer anda. Selain itu, sering juga terjadi eror pada saat kita melakukan booting. Untuk mengatasinya kita bisa mengatasinya dengan merepair sistem operasi kita, dengan melakukan langkah – langkah sebagai berikut:
*         Masukkan kaset installer OS anda.
*      Masukkan dan boot dari CD anda.
*         Pada saat muncul pilihan Install atau Repair, tekan [R] pada pilihan    [R=Repair].
*         Tekan angka atau lokasi yang benar untuk instalasi windows yang ingin  diperbaiki, misalnya [Windows = 1].
*      Masuk ke drive CD ROM mis [D: > Enter]
*      Ketik [CD i386].
*      Kembangkan ke folder: [C:WindowsSystem32ntoskrnl.exe].
Ø  Sistem Operasi baru telah diinstalasi di tempat yang berbeda hanya dengan membuat C:Windows.
1.      Keluarkan CD ROM dan ketik [Exit].
·         Menginstall ulang windows anda
·         Aktivasi windows anda sebelum menginstall atau mengulang sistem operasi
·         Ganti driver sesuai dengan chipset motherboard, dan instal driver yang baru
·         Masuk ke safe mode (f8) atur ulang settingan monitor
·         Windows 7 Troubleshooters dapat menghemat banyak waktu dan usaha,     namun perlu diingat bahwa mereka tidak dirancang untuk memperbaiki setiap masalah. Mereka harus dibantu oleh Anda sebagai pemiliknya.daripada masuk lagi ke Control Panel untuk bantuan untuk menemukan troubleshooter itu, berikut adalah cara cepat untuk melakukannya;
2.         Buka  [Start] menu.
Dalam jendela kotak [Search], silakan tulis [troubleshooting] lalutekan [Enter].perbaikan sistem operas Di bagian atas kotak pencarian, Anda akan melihat sebuah entri berlabel Troubleshooting seperti ini;repair windows 7.
3.         Selanjutnya tekan [Enter].
Jendela berikut adalah Troubleshooting computer problems seperti gambar dibawah;troubleshooter windows Lihat semua entri bertuliskan warna biru. Setiap bagian berhubungan dengan masalah spesifik tertentu.
4.         Troubleshooter melalui User Account Control (UAC)
Beberapa jenis entri biru diatas memiliki pelindung. Hal ini menunjukkan bahwa Windows 7′s User Account Control mungkin turut campur. Perangkat keamanan mengharuskan Anda mempertimbangkan apa yang Anda lakukan. Sebagai tindakan pengamanan standarnya adalah [Cancel]. Abaikan ini dan klik tombol [Continue].
Ø  Ketika User Account Control diklik, akan keluar layar kosong yang menampilkan gambar yang mirip dengan gambar dibawah ini.
1.      Mencoba Salah Satu Troubleshooter
repair sistem operasi Mari kita coba salah satunya;
a.       Pada System and Security, Klik [Check for performance issues].troubleshooters windows
b.      Sebuah jendela baru terbukayaitu [Performance troubleshooter].memperbaiki windows 7
c.       Klik tombol [Next] dan akan muncul sebuah jendela baru seperti berikut ini;mereparasi windows 7
d.      Windows akan men-download Troubleshooter.cara perbaiki windows
e.       Troubleshooter akan mulai mengecek problem dalam item ini.
f.       Klik [Next] untuk melanjutkan, dan akhirnya akan muncul jendela baru seperti berikut;cara repair windows 7
g.      Ketika  Troubleshooter selesai, laporan indikasi masalah yang telah diselesaikan akan ditampilkan atau referensi bantuan jika diperlukan.
h.      Klik tombol[ Close] untuk menutup jendela.
        Cara Troubleshooting Dasar pada Windows
Inilah pentingnya mempunyai Restore Points yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan Windows pada sistem terakhir yang memiliki kondisi baik. Dengan menggunakan fasilitas System Restore, Anda tidak perlu lagi repot-repot menganalisa masalah yang ada saat Windows mengalami permasalahan. System Restore bisa Anda temukan di Start menu > Accessories > System tools > System restore.
*         Melakukan Restore
Jika Anda pernah melakukan pembuatan Restore points ataupun otomatis, akan muncul daftar Restore Points sesuai dengan tanggal pembuatannya. Pilih salah satu Restore Point yang diinginkan, lalu klik Next untuk mengikuti petunjuk selanjutnya. Setelah System restore selesai dilakukan, komputer akan Restart dan cek kembali apakah permasalahan sudah hilang. Jika belum, coba gunakan Restore Point lainnya.
*         Gunakan System File Checker
Cara lainnya adalah menggunakan fitur System File Checker. Walau jarang digunakan atau bahkan tidak diketahui keberadaannya, fitur ini bisa melakukan pemeriksaan system file yang rusak, korup, atau yang telah berganti, dan menggantikannya dengan yang bagus. Karena fitur ini menggunakan command prompt, maka ketikkan cmd  pada start menu, klik kanan lalu pilih run as administrator.
*      Menggunakan System File Checker
Untuk menjalankan System File Checker, ketik perintah sfc /scannow lalu tekan Enter. Pengecekan ini akan memakan waktu dan jika ditemukan System File yang bermasalah, nanti akan muncul daftar permasalahan. Restart komputer, dan pada saat restart sistem akan memperbaiki permasalahan System File tersebut.
*      Uninstall Program yang Tidak Diperlukan.
Ketidaknormalan sistem bisa jadi disebabkan adanya program mencurigakan yang ada pada Windows. Cek daftar program yang terinstall melalui Control Panel > All Control Panel Items > Program and Features. Jika ada program mencurigakan yang tidak dikenal atau merasa tidak diinstall, di-uninstall saja.
*      Tampilan Task manager
Dari sana Anda bisa menjalankan Command Prompt dengan mengetik cmd  untuk melakukan System File Checker atau membuka Windows explorer dengan mengetik explorer.exe untuk sekedar melakukan back up data penting sebagai tindakan pencegahan dampak kerusakan lebih lanjut.
*      Windows Tidak Mau Booting?
Ketika Windows pun enggan untuk melakukan booting tentu Anda tidak bisa memasuki sistem untuk melakukan diagnosa atau perbaikan. Tapi Anda bisa mencoba untuk menggunakan menu Safe Mode yang disediakan untuk Windows. Jadi, pada saat komputer dihidupkan cepat tekan F8 berulang-ulang sampai muncul menu Safe Mode. Setelah itu pilih bagian Last Known Good Configuration. Dengan begitu, Windows akan memulai pada konfigurasi terakhir yang dianggap paling bagus. Setelah berhasil masuk sistem, lakukan pengecekan lagi.
*      Repair Windows atau Install Ulang Windows.
Ketika berbagai cara untuk memeriksa dan memperbaiki kerusakan telah Anda coba dan hasilnya tetap nihil. Install ulang adalah cara yang paling mudah karena Anda memiliki sebuah sistem baru yang jelas bebas dari masalah membingungkan. Tapi, sebelum memutuskan install ulang coba gunakan fasilitas Repair Windows yang ada pada Windows Installer karena siapa tahu masih bisa diperbaiki daripada harus install ulang. Jika tetap tidak bisa diperbaiki, maka install ulang bisa menjadi alternatif pilihan.
  Masalah yang pernah dialami
a.       Window\s gagal booting
§  Analisa    :  saat sedang menggunakan laptop saya tiba – tib lombat, sehingga saya tinggalkan untuk mengambil cas dan setelah saya kembali laptop sudah mulai hibernate dan saya pun langsung menangcapkan charger, kemudian saya ingin mengaktifkan kembali dalam hal ini menghidupkan, tiba – tiba komputer saya error saat booting dan loading windows melakukan looping serta restart berulang kali, dan itu pun terjadi beberapa kali dan tetap gagal untuk booting.
§  Penyebab  : setelah saya mencoba untuk searching di internet mengenai penyebab windows gagal booting, di situ saya mulai mencari penyebab yang memungkinkan terjadinya hal tersebut, dan saya menemukan beberapa penyebabnya dan saya cocokkan dengan analisa saya, di situ saya menemukan 2 penyebab yang saya curigai dari sekian banyaknya penyebab gagal booting yaitu aktivator windows yang tidak cocok dan pernah mengganti salah satu komponen Registry pada regedit.exe di HKEY LOCAL MACHINE sehingga terjadi corrupt terjadi corrupt dengan windows yang saya pakai.
   
§  Solusi  : sehingga saya mulai mencoba beberapa solusi dari informasi yang saya dapatkan yaitu melakukan repair terhadap system operasi pada laptop saya dengan cara mecolokkan FD yang berisi bootable system operasi windows 7 ke laptop saya dan kebetulan jg saya menggunakan windows 7, selanjutnya saya atur first bootnya ke flashdisk pada setup BIOS dengan cara menekan F2(untuk masuk di setup BIOS, beda laptop pasti beda tombol) lalu saya atur dan seve(F10), kemudian ENTER dan proses mulai berjalan, maka akan masuk ke installer windows, lalu pilih Repair Your Computer, setelah itu akan melakukan proses pengecekan sistem terlebih dahulu, kemudian setelah itu akan muncul jendela task yang memiliki 5 pilihan, saya mulai mencobanya  satu persatu dari atas kecuali opsI Windows Memory Diagnostics. Disitu ada sebuah pesan: (Note : Pilih Startup Repair jika Windows anda masih normal.
Jika Anda pernah melakukan backup silahkan pilih System Restore. Jika anda pernah melakukan restore point image, pilih System Image Recovery). Karena saya tidak pernah melakukan kedua hal tersebut sehingga saya langsung pilih opsi Command Prompt. Untuk opsi terakhir yaitu menggunakan Command Prompt maka akan muncul kotak berwarna hitam seperti cmd / dos. Selanjutnya saya ketik “DIR C:” ini untuk memanggil semua data yang ada pada Local Disk C khususnya sistem agar dapat diakses dan diperbaiki. Setelah itu saya ketik salah satu opsi (bootsect.exe/nt60 c:, bootsect.exe/nt60 all, bootrec /fixmbr, bootrec /fixboot, bootsect /nt60 all /force /mbr) dengan cara satu persatu dan menekan ENTER dan pada opsi terakhir “bootsect /nt60 all /force /mbr” dan setelah itu muncul pesan The operation has been Succesfull yang berarti cara ini berhasil, kemudian mengklik tombol restart di bawah yang bersebelahan  dengan tombol shutdown. Setelah itu akan merestart dan akhirnya system operasi pada laptop saya bisa booting kembali alias sudah bisa di pakai lagi.

Komentar