Tools Troubleshoting

TOOLS TROUBLESHOOTING


Solusi Masalah Komputer


Windows adalah sistem operasi  yang dilengkapi dengan berbagai tool yang bisa digunakan untuk troubleshooting masalah- masalah dalam Windows, apakah itu menyangkut hardware, software atau masalah- masalah lainnya. Beberapa tool ini memang adalah bagian dari Windows, jadi anda tidak perlu lagi menginstalnya. Beberapa tool tersebut adalah: 
1. MSConfig
 MSConfig adalah salah satu tool dalam sistem operasi Windows mulai dari Windows 98. MSConfig bisa digunakan untuk mengatur startup Windows, startup program, boot loader, services dan bisa juga digunakan untuk membuka tool lainnya.
Untuk mengakses MSConfig, anda bisa mengetik MSCONFIG pada kolom search start menu atau dalam RUN lalu menekan ENTER.
Cara menggunakannya adalah dengan membuka tab yang sesuai dengan apa yang ingin anda lakukan. Misalnya anda ingin mengatur boot loader dengan sistem yang menjadi default dalam sistem dual boot, maka anda harus klik tab "Boot" lalu memilih salah satu sistem dan kemudian klik "Set as Default"
 
2. Task Manager 
Task Manager adalah salah satu tool dalam Windows yang bisa digunakan untuk melihat performa komputer tentang penggunaan CPU, memory, disk serta network, menutup atau menghentikan proses dari aplikasi dan services, serta bisa juga digunakan untuk mengatur startup program.
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuka Task Manager, yaitu:

1. Dengan melakukan klik kanan pada Task Bar lalu memilih Task Manager.
2. Dengan menekan tombol CTRL + ALT + DEL.

3. Dengan menekan tombol CTRL +SHIFT + ESC.

Untuk menghentikan proses dari salah satu aplikasi, cukup tandai aplikasi tersebut lalu klik "End task". Misalnya jika anda mengalami program yang "Not Responding" atau "Stop Working", maka anda bisa melakukan cara ini untuk menutup program tersebut.
3.Device Manager
Device Manager adalah salah satu tool yang terdapat dalam sistem operasi Windows yang bisa digunakan untuk melihat dan mengatur hardware yang terhubung dengan komputer. Device Manager bisa digunakan untuk update driver, uninstal driver, enable dan disable hardware, troubleshooting hardware yang tidak berfungsi dengan baik, atau mengidentifikasi konflik antara hardware.
Jika anda membuka Device Manager dan melihat tanda seru warna kuning pada salah satu hardware, berarti hardware tersebut bermasalah, apakah driver-nya belum diinstal atau driver-nya tidak sesuai. Untuk melakukan update dan uninstal driver, atau disable hardware, anda bisa klik kanan hardware dalam list lalu memilih opsi yang anda inginkan.

 Sedangkan jika anda ingin kembali ke driver sebelumnya atau ingin melakukan troubleshooting masalah hardware, maka anda bisa klik "Properties".
Untuk membuka Device Manager, anda bisa melalui Control Panel > System, lalu meng-klik Device Manager.
Dalam Windows 8, anda bisa menekan tombol WINDOWS + X lalu meng-klik Device Manager.
Bisa juga membuka Device Manager melalui Command Prompt, Search pada Start atau RUN dengan mengetik mmc devmgmt.msc lalu menekan "Enter". 
4. Disk Cleanup 
Disk Cleanup adalah tool dalam sistem operasi Windows yang bisa digunakan untuk menghapus file- file yang tidak anda perlukan dan hanya memenuhi hard disk komputer anda, misalnya system error memory dump files, internet cache, temporary files dan lainnya.

Untuk membuka Disk Cleanup, anda bisa melalui System Tools atau dengan mengetik cleanmgr.exe dalam RUN atau Command Prompt lalu menekan tombol "Enter".

Untuk menggunakannya, anda harus memilih drive yang anda ingin bersihkan, biasanya drive C, klik "OK" setelah anda menentukan drive.
Selanjutnya Disk Cleanup akan melakukan scan terhadap file- file yang bisa dihapus untuk membebaskan hard disk dari file- file yang tidak diperlukan tersebut. Kemudian beri tanda pada jenis file yang anda ingin hapus, diantaranya adalah:

- Downloaded Program Files.
- Temporary Internet Files.
- Offline webpages.
- Recycle Bin.
- Temporary files.
- Thumbnails.
- Windows Update Cleanup.
- Windows error report files.
Setelah menandai file yang anda ingin hapus, klik "OK" lalu klik lagi "Delete Files".
Selanjutnya Disk Cleanup akan menghapus file- file yang anda pilih dalam beberapa menit. 
5. Event Viewer 
Event Viewer adalah salah satu komponen dalam sistem operasi Windows yang bisa digunakan untuk melihat hal- hal yang telah terjadi dalam komputer, kejadian- kejadian ini disimpan dalam bentuk log. Hal- hal yang bisa anda lihat antara lain adalah:

- Menyangkut masalah aplikasi atau program. Anda bisa lihat informasi tentang aplikasi, warning atau error.
- Menyangkut masalah yang berkaitan dengan security.
- Menyangkut masalah system, yaitu system Windows.

Untuk mengakses Event Viewer, anda bisa melalui Control Panel > Administrative Tools, lalu double-click Event Viewer.
Pada bagian kiri panel Event Viewer, anda bisa lihat kategori:

- Custom Views, yang terdiri dari Administrative Events.
- Windows Logs, yang terdiri dari Application, Security, Setup, System, dan Forwarded Events.
- Application and Services Logs, yang terdiri dari Hardware Events, Internet Explorer, Key Management Service, Microsoft dan Windows Power Shell.
- Subscriptions.
Anda bisa meng-klik salah satu event dan melihat keterangannya yang bersifat umum atau secara detail. 
6. Resource Monitor 
Resource Monitor adalah tool dalam Windows yang bisa anda gunakan untuk melihat performa komputer sekaligus melihat informasi secara detail penggunaaan CPU, memory, disk dan network. Dengan demikian, anda bisa mengidentifikasi dan menutup program yang membuat komputer anda menjadi lambat.

Untuk membuka Resource Monitor, anda bisa tekan tombol WINDOWS + R, lalu mengetik resmon kemudian menekan "Enter".
Jika anda telah mengidentifikasi program yang mengkonsumsi sebagian besar resource, dan anda tidak membutuhkannya untuk saat itu, maka untuk menutup program tersebut adalah dengan melakukan klik kanan dan memilih "End Process".
7. Windows Memory Diagnostic 
Windows Memory Diagnostic adalah tool dalam Windows yang bisa mendeteksi masalah pada memory. Biasanya Windows Memory Diagnostic akan muncul secara otomatis jika terdapat masalah pada memory dan memberikan opsi untuk melakukan restart dan mendiagnosa memory dengan segera atau menunggu pada saat anda menyalakan komputer nantinya.

Tapi anda juga bisa menjalankan secara manual jika sewaktu- waktu anda ingin mendiagnosa memory komputer anda. Untuk mengakses Windows Memory Diagnostic, bisa melalui Administrative Tool dalam Control Panel atau dengan mengetik mdsched dalam Search atau RUN lalu menekan "Enter".
Ketika Windows Memory Diagnostic baru akan mulai, tekan tombol F1 untuk memilih opsi tes yang akan dijalankan, apakah Basic, Standard, atau Extended.
Jika ditemukan error pada memory, maka Windows Memory Diagnostic akan memberikan informasi ketika anda log on setelah restart tentang memory module yang seharusnya anda ganti. 
8. Reliability Monitor 
Reliability Monitor adalah tool dalam Windows yang bisa digunakan untuk mengetahui masalah hardware dan software serta perubahan yang terjadi dalam sistem komputer. Dengan Reliability Monitor, anda bisa melihat history ketika terjadi crash, hang atau blue screen of death, juga bisa melacak event dan ketika aplikasi diinstal. Jika terdapat error, anda juga bisa mencari solusi dari error tersebut.

Untuk mengakses Reliability Monitor, anda bisa menekan tombol WINDOWS + R, lalu mengetik perfmon /rel dalam RUN kemudian menekan "Enter".

Untuk melakukan perbaikan atau solusi dari error yang terjadi, klik tanda silang warna merah, lalu klik "Check for solutions" pada daftar program yang error.
 
9. Registry Editor 
  Registry Editor adalah tool atau alat yang diperuntukkan bagi user yang telah memahami dengan baik Sistem Operasi Windows termasuk Windows Registry. Registry Editor digunakan untuk melihat dan melakukan perubahan atau edit pada Windows Registry.
Untuk membuka Registry Editor, tekan tombol WINDOWS + R untuk memunculkan RUN, kemudian ketik regedit dalam RUN lalu tekan "Enter". Cara lain yang bisa anda gunakan untuk membuka Registry Editor adalah dengan melalui Command Prompt, ketik regedit lalu tekan "Enter".

Komentar